Walikota Tutup Pelaksanaan MTQ Ke 42, Dan Buka Seleksi Kader Ulama Di Samarinda

Pembukaan Seleksi Pengkaderan Ulama Samarinda Tahun 2020

Wartawan  : Ony

Editor         : Redaksi 02.

Samarinda,Lensaborneo.id – Walikota Samarinda resmi menutup pelaksanaan MTQ yang ke 42, yang berlangusung mulai tanggal ( 3/11/2020 ),  serta membuka Seleksi pengkaderan ulama, pada Rabu ( 11/11/2020 ).

 

Sungai Pinang dalam menjadi juara umum dalam pelaksanaan MTQ yang ke 42. Setelah berhasil  menyingkirkan  peserta yang lain dari 9 Kecamatan di Samarinda, dengan ketat mengikuti protocol Kesehatan.

 

Selain Walikota Samarinda, Syaharie Jaang,  yang di dampingi oleh Asisten I Pemkot Samarinda , Kepala Kementerian Agama Samarinda, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), dan Para Camat Kota Samarinda.

 

Dalam sambutannya, Walikota Samarinda, Syaharie Jaang turut berbahagia atas prestasi para pemenang, Dia mengharapkan pencapaian tersebut mampu meningkatkan motivasi pada peserta lain. Prestasi turut sebagai tolok ukur potensi peserta kontingen Samarinda dalam kelak mengikuti perlombaan di tingkat provinsi,nasional, hingga internasional.

 

Penyerahan piala bergilir kepada kecamatan Sungai Pinang sebagai juara umum MTQ ke 42 turut mewarnai jalannya acara yang berlangsung di Grand Ballroom , Hotel Senyiur Samarinda.

 

” Selamat kepada pemenang Kecamatan Sungai Pinang , semoga piala tersebut menjadi dorongan untuk seluruh peserta,” ucap Jaang.

 

Terkait pelaksanasan seleksi ulama, peserta yang mendaftar mencapai 117 orang. Angka yang tidak diperkirakan membludak tersebut tidak hanya diikuti oleh peserta yang berasal dari Samarinda, melainkan luar daerah  seperti Kukar , Balikpapan , hingga luar pulau provinsi Banten dan Jawa Tengah.

 

Dari angka tersebut kembali terjaring 49 yang telah lulus seleksi tahap pertama hingga disaring kembali menjadi 40 peserta yang akan diberangkatkan pada 2021 mendatang.

 

” Kami memohon maaf, Diutamakan peserta dari Samarinda dahulu. Kegiatan ini telah direncanakan sejak April, Karena pandemi maka harus tertunda. Anggaran kegiatan akan disahkan pada akhir November ini,” terang Jaang.

 

Di saat  yang bersamaan usai melakukan penutupan acara MTQ, Walikota juga membuka seleksi pengkaderan  ulama, untuk yang terakhir kalinya, mengingat Jaang akan mengakhiri  masa tugasnya sebagai Walikota Samarida setelah 20, mengabdi  untuk Masyarakat Samarinda, Jaang berharap dapat menjadi penonton yang senantiasa memantau agenda di tahun setelahnya. ” Jalani seleksi dengan sebaik-baiknya semoga sukses,” tutup Jaang. ( Ony ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *