Tutuk S.H. Cahyono : Menjelang Idul Fitri, Inflasi Kalimantan Timur Tetap Terkendali

Tutuk.S.H.Cahyono ( Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim )

Editor : Ony

Samarinda,Lensaborneo.id—Tingginya Permintaan masyarakat terhadap komoditas sandang dan transportasi mengalami peningkatan menjelang HBKN Idul Fitri. Kelompok pakaian dan alas kaki mengalami inflasi sebesar 0,47% (mtm) setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi sebesar 0,59% (mtm).

Peningkatan tersebut utamanya bersumber dari adanya peningkatan permintaan akibat adanya kebiasaan masyarakat untuk membeli barang sandang menjelang HBKN Idul Fitri. Hal ini di sampaikan oleh Kepala perwakilan Bank Indonesia Tutuk S.H.Cahyono melalui pers rilisnya kepada media. Pada Senin ( 3/04/2021 ).

Tutuk menyebut, Pada April 2021, Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami inflasi pada level yang terkendali. Indeks Harga Konsumen (IHK) Kaltim pada April 2021 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,16% (mtm), lebih rendah dari inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,20% (mtm).

“ Berdasarkan kelompok pengeluarannya, inflasi April 2021 utamanya bersumber dari kenaikan harga kelompok pakaian dan alas kaki serta kelompok transportasi setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi,” Jelasnya

Selain itu, kelompok transportasi juga tercatat mengalami inflasi sebesar 0,09% (mtm) setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi sebesar 0,39% (mtm). Hal tersebut utamanya disebabkan oleh peningkatan permintaan masyarakat yang cenderung memanfaatkan momentum bepergian sebelum adanya larangan mudik pada tanggal 6-17 Mei 2021.

Kata Tutuk,ada  beberapa komoditas pangan masih mengalami peningkatan harga seiring meningkatnya permintaan masyarakat .

Koordinasi dalam kerangka Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Kalimantan Timur terus dilakukan guna menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga. Pada bulan April 2021, TPID di wilayah Kaltim melakukan kegiatan pengendalian inflasi daerah salah satunya melalui penyelenggaraan Gelar Pangan Murah di Kota Samarinda yang dilaksanakan pada tanggal 5-6 April 2021 guna menyediakan bahan pangan yang terjangkau bagi masyarakat.

 “ Guna memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok pada bulan Ramadhan dan HBKN Idul Fitri 2021, Pemerintah telah melakukan rapat kordinasi TPID Kota Samarinda Samarinda serta High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Kaltim dan TPID Kabupaten Berau, Ungkap Kepala perwakilan BI Kaltim Tutuk S.H. Cahyono

Lebih lanjut, di katakannya, bahwa TPID wilayah Kaltim juga secara aktif menghimbau seluruh masyarakat untuk dapat menerapkan perilaku belanja bijak sesuai kebutuhan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas pangan di wilayah Kaltim.

Sumber :  Pers rilis Bank Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *