Tingkatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan ” Pemprov Kaltim Hibahkan Alat Rekam Dan Cetak KTP-E

Pemberian alat perekam KTP-E kepada Disduk Capil Se-Kaltim Oleh Pemerintah Provinsi Kaltim ( doc foto Dkp3A,dela )

Samarinda,lensaborneo.id—Untuk meningkatkan Pelayanan administrasi kependudukan kepada Masyarakat, Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, menyerahkan hibah peralatan perekaman dan pencetakan KTP Elektronik (KTP-E) kepada Pemerintah kabupaten/kota se – Kaltim.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, HM Sa’bani didampingi Kepala DKP3A Halda Arsyad, kepada Sekda Kabupaten/Kota atau yang mewakili. Kegiatan ini sekaligus dirangkai penandatanganan berita acara serah terima barang hibah bantuan Pemprov Kaltim kepada pemerintah kabupaten/kota se Kaltim, di Ruang Tepian I lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Senin (27/01/2020).

Sa’bani mengatakan, perekaman dan pencetakan sudah cukup baik di daerah. Ditambah adanya bantuan alat perekaman dan pencetakan dari provinsi, maka kabupaten/kota bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang administrasi kependudukan.

“Di beberapa kabupaten dan kota sudah memiliki peralatan yang cukup banyak. Tetapi dengan bantuan peralatan ini akan semakin meningkatkan pelayanan pembuatan KTP-el kepada masyarakat. Seiring dengan terus bertambahnya jumlah penduduk. Apalagi menjelang pelaksanaan pilkada di sembilan daerah. Pada 2020 ini memerlukan pendataan yang akurat. Semoga ini banyak bermanfaat bagi kabupaten dan kota,” Ungkap Hm  Sa’bani.

Selain itu, Perlu digaris bawahi terkait Bangko KTP-E dimana kewenangannya masih dipegang oleh pusat, oleh karenanya perekaman E-KTP masing tertunda karena langkanya blanko , Apabila blangko wewenang kita, maka tidak ada lagi yang tertunda-tunda, andaikan kewenangan blanko KTP-E ada di kita peralatan perekamnya akan lebih mudah terjangkau ”. Jelas Plt Sekda Sabani

Sementara, Kepala DKP3A Kaltim Halda Arsyad mengatakan bantuan provinsi yang dialokasikan melalui APBD sekitar Rp 8,7 miliar dapat membantu dalam rangka percepatan pelayanan adminitrasi kependudukan di kabupaten/kota.

“Kita juga akan membantu mobil layanan keliling bagi masing-masing kabupaten/kota. Agar dapat melakukan jemput bola dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cakupan wilayah yang lebih luas,” sebut Halda.

Tampak hadir, Sekda Bontang Aji Erlynawati, Sekda Mahulu Yohanes Avun, Sekda Balikpapan Sayid MN Fadly, Sekda Paser Katsul Wijaya, perwakilan Bappeda, Inspektorat, BPKAD, Biro Hukum dan Biro Organisasi Setprov Kaltim, serta Kepala Disdukcapil Kabupaten/Kota se Kaltim. (Hms Dkp3A/del/ ).

Editor : Nurlia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *