Tahun Ajaran Baru, Sekolah Tatap Muka Terbatas,  Ini Harapan Ely Hartati Rasyid

Penulis  : Han ///  Editor : Redaksi 02

Lensaborneo.id, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid berharap sekolah tatap muka terbatas dan bertahap dapat dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2021-2022.

“Nanti awal tahun ajaran baru harus kembali ke tatap muka. Mudah-mudahan dengan adanya vaksinasi ini, belajar tatap muka terselenggara, walaupun ada aturan-aturan baru. Bukan tatap muka sebelum COVID, ” ujarnya saat dihubungi media ini.

Menurut Legislatif dari Fraksi PDIP ini, sebelum akhir tahun 2020 silam, Komisi IV DPRD Kaltim telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Kartanegara untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Dinas Pendidikan di daerah tersebut melaksanakan sekolah tatap muka.

Berbagai strategi dan perencanaan telah disusun, termasuk melakukan simulasi belajar tatap muka terbatas di daerah yang masuk zona hijau. Namun di akhir tahun 2020 hingga awal tahun 2021, kasus COVID meningkat tajam di Kaltim yang berimbas pada diputuskannya menunda kembali sekolah tatap muka.

“Beberapa bulan lalu kita sudah membahas tentang aturan-aturan ketika kita akan memulai tatap muka. Kami Kunker ke Kukar dengan Kepala Dinas Pendidikan Kukar. Sudah dipersiapkan matang belajar tatap muka, walaupun belajarnya tidak normal. Satu kelas dibagi dua, ada jaga jarak. Pelajaran yang butuh pelatihan yang jauh lebih fokus, bisa tatap muka, yang tidak fokus, bisa online,” terangnya.

“Yang kami bahas soal aturan itu. Dinas Pendidikan itu sudah izin dengan aturan yang bagus itu. Kemudian tidak jadi, ketika COVID meningkat drastis, langsung sekolah tatap muka ditiadakan secara nasional,” lanjut Ely Hartati Rasyid.

Untuk itu, lanjut dia, ketika nantinya ada kebijakan untuk kembali menggelar sekolah tatap muka, maka harus mengantongi rekomendasi dari Dinas Kesehatan sebagai Gugus Tugas COVID-19.

“Masa pandemi kuncinya di Gugus tugas. Kita Sosper harus rekomendasi, apalagi tatap muka pelajaran sekolah, tetap harus rekomendasi Dinkes. Untuk aturan sekarang itu dulu. Kegiatan pemerintahan pun harus ada surat izin Satgas COVID. Saat ini Satgas paling berkuasa untuk kepentingan bersama.

Mudah-mudahan kita sudah diizinkan sekolah  tatap muka. Karena orangtua mulai jenuh, anak anak jenuh, suasana sekolah sudah dirindukan,” pungkasnya. (Advetorial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *