Reses, Nindya Listiyono Terima Aspirasi Soal Banjir

Penulis : Han // Editor : Redaksi 02

Lensaborneo.id, Samarinda – Lagi-lagi persoalan banjir yang di keluhkan oleh sebagian Masyarakat Samarinda, Hal ini di keluhkan oleh   masyarakat yang bermukim di Jalan P Suryanata Gang Tinggiran II RT 59, Samarinda Ulu tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyampaikan keluhannya, kepada Anggota DPRD Kaltim Dapil 1 Kota Samarinda Nidya Listiyono saat menggelar reses di wilayah tersebut.

Teks : Anggota DPRD Kaltim Nidya Listiyono saat melakukan reses di Jalan P Suryanata bersama tokoh masyarakat dan warga.

Aspirasi terbanyak mereka tentang penanganan banjir yang terjadi di 22 RT di lingkungan Jalan P Suryanata tersebut.

Bahkan Lurah Air Putih Abdul Haris yang juga hadir pada acara reses tersebut meminta perhatian dari Dewan DPRD Kaltim dan Pemerintah untuk segera menangani masalah banjir.

Lurah Air Putih Abdul Haris menyebut, hampir separuh wilayahnya menjadi langganan banjir saat musim penghujan. Sedikitnya 22 RT di wilayahnya harus segera mendapat penanganan banjir. Yakni mulai dari RT 37 hingga RT 59. Penyebab banjir karena buangan air dari polder dan Bukit Pinang “mampir” ke 22 RT tersebut.

“Saat banjir, daerah ini airnya dalam. Kami berharap dari reses ini, aspirasi dan keluhan masyarakat bisa teralisasi,” ucap Abdul Haris.

Masyarakat sendiri lanjut Abdul Haris, bertindak proaktif menyampaikan aspirasi terkait permasalahan-permasalahan yang ada di lingkungannya.

Ia menyebut, daerah Gang Tinggiran II ini menjadi pilot project Kotaku, dan saat ini masih menunggu SK dari Penerintah Kota Samarinda. Sehingga Abdul Haris menilai, Gang Tinggiran harus mendapatkan perhatian lebih Pemerintah.

“RT-RT di Tinggiran ini nantinya menjadi Kotaku. Kalau program Kotaku itu yang kumuh-kumuh, maka akan dibenahi. Semoga bisa teralisasi,” harapnya.

Terpisah, menanggapi aspirasi masyarakat terkait banjir, Nindya Listiyono mengatakan, ada program yang sudah diusulkan pada tahun lalu untuk dikerjakan tahun ini.

“Usulan Pemprov turun ke Pemkot melalui Bankeu. Saya dari Dewan Provinsi hanya mengusahakan Bankeu, sehingga akan saya maksimalkan di Samarinda Ulu. Mudah-mudahan tahun ini bisa dijalankan dan salah satunya adalah Tinggiran . Supaya terlaksana,” katanya.

Legislatif dari Partai Golkar ini menyebut, hasil reses akan dilaporkan kepada Anggota DPRD Kaltim. Termasuk mengakomodir program-program yang telah diperoleh untuk dikomunikasikan ke Fraksi Golkar Kota Samarinda, yang selanjutnya akan disinergikan agar tidak terjadi tumpang tindih.

“Teman-teman kota juga melakukan reses, ini bisa  sinergikan bersama-sama, dengan harapan bisa teralisasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *