Perkembangan COVID-19  Menurun  Bukan Berarti Aman  Faisal : Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

SAMARINDA,LENSABORNEO.ID— Meskipun pekan terakhir perkembangan Covid 19 di Kalimantan Timur mengalami tren penurunan. Tetapi Senin lalu (5/4/21 ) ada kejadian yang menyedihkan yang menyita perhatian masyarakat yakni Pasangan Suami Istri Meninggal Bersamaan Akibat Covid-19. Hal ini disampaikan Muhammad Faisal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur saat dihubungi melalui telepon, Selasa (6/4).

“Meskipun tren penularan penyakit covid 19 saat ini landai dan banyak masyarakat yang mendapat vaksin. Tetap diharapkan mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.”Jelasnya

Ditambahkannya, “Senin lalu saya ada baca berita di media online tentang pasangan suami istri meninggal hampir bersamaan. Istri menyusul satu jam setelah suaminya meninggal,” jelas Faisal seraya

Ia pun mengatakan suami istri itu adalah warga Sungai Kunjang. Sang suami berusia 66 tahun, dan istrinya 65 tahun.

“Betapa sedihnya kita kehilangan langsung kedua orang tua disaat bersamaan, tidak terbayangkan bagaimana nasib anak-anaknya kalau masih kecil. Jikapun sudah dewasa anak-anak beserta keluarganya pasti akan merasa kehilangan yang mendalam,” ucap pria yang  sudah memiliki dua cucu.

Masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kaltim per tanggal 6 April 2021 penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 197 kasus dan Samarinda tertinggi yakni 49 kasus. Sedangkan penambahan pasien yang sembuh covid 19 sebanyak 170 kasus dengan angka sembuh tertinggi di  Kutai Kartanegara 45 kasus.

“Sayangi diri sendiri, keluarga dan lingkungan kita dengan tetap patuhi protokol kesehatan”, tutupnya.

 ( Muhamad Faisal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *