DPRD Tunggu Titik Terang Kebebasan Dua Mahasiswa di Polresta Samarinda

Redaksi: 02
Reporter: Samuel

Lensaborneo.id – Beberapa waktu lalu, 3 Anggota DPRD Kaltim berkomitmen untuk membantu pembebasan dua mahasiswa yang ditetapkan sebagai tersangka, usai unjuk rasa omnibuslaw UU Cipta kerja Kamis (5/11/2020) lalu di depan pintu pagar DPRD Kaltim.

3 Anggota Dewan, Baharuddin Demmu, Sutomo Jabir, dan Syafruddin, mendatangi kantor Polresta Samarinda untuk menyerahkan surat penangguhan tersangka WJ dan FR.

Kepada awak media, anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syafruddin. Menjelaskan bahwa masih belum ada titik terang untuk kebebasan dua orang tersebut. Meskipun , ia optimis dengan sikap Kapolresta yang mau mempertimbangkan pemberian penangguhan penahanan.

“Di polres kita sudah berusaha mengirim surat penangguhan penahanan dan penjaminan, namun pertimbangan dari polres, kami diminta bersabar karena kondisi masih memanas,” ujar Udin sapaan akrabnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Kaltim, Syafruddin

Udin mengatakan bahwa komunikasi terus dilakukan oleh pihaknya. Ketua DPW PKB Kaltim itu bahkan menyebut bahwa penanganan pembebasan WJ dari Unmul dan FR asal Polnes kini sudah melibatkan Ketua DPRD Kaltim.

“Pengajuan ini atas nama lembaga,” imbuhnya

Udin mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong proses pembebasan. Sebab, ia menilai tidak ada alasan krusial bagi kepolisian untuk berlama-lama menahan dua Mahasiswa tersebut.

Meskipun polisi nantinya melakukan proses penyedikan, Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim itu berharap Kapolresta Samarinda terkait kasus ini, tidak ditindaklanjuti atau P21.

“Yang pasti DPRD sudah mengajukan penangguhan penahanan, membantu dan menjamin kedua mahasiswa. Semoga dengan pertimbangan itu, secepatnya ditanggapi Polresta Samarinda,” pungkas Udin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *