Di Tenggarong Juga ada Tugu Katulistiwa Marangkayu

Tenggarong,Lensaborneo.id—Kutaikartanegara tidak hanya menyimpan masa kejayaan Kerajaan Kutaikartanegara, dan bukan hanya di Pontianak yang ada Tugu Katulistiwa, di  Kukar juga terdapat suatu Tugu Katulistiwa sebagai sala satu Icon Pariwisata di Kutaikartanegara, atau yang biasa di sebut dengan Kota Raja tenggarong, mempunyai obyek wisata Tugu Equator, yang dilewati garis lintang nol derajat.

Dan ternyata Tugu Katulistiwa bukan hanya ada di Kota Pontianak, tetapi di Tenggarong juga punya, persisnya terletak di Desa Santan Ulu Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara. Untuk dapat menuju ke Tugu harus berjalan kaki dan maniki anak tangga yang tida terlalu tinggi.

Dari informasi yang di dapat, melalui berbagai sumber dan Dinas Pariwisata Kutaikartanegara, di tugu ini terdapat daerah yang dilintasi garis lintang nol derajat. Selain Kalimantan, wilayah tersebut di antaranya pulau Sumatera, Sulawesi, Lingga, dan Halmahera. Itulah yang menjelaskan kenapa ada lebih dari satu Tugu Khatulistiwa meskipun yang paling populer adalah Tugu Khatulistiwa di Pontianak.

Peristiwa alam yang penting disekitar tugu khatulistiwa atau tugu Equator adalah saat terjadi titik kulminasi matahari, yaitu fenomena alam ketika matahari tepat berada digaris khatulistiwa.

Dimana titik kulminasi matahari atau Ekinoks, terjadi setahun dua kali tepatnya pada tanggal 21-23 Maret dan 21-24 September.

Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada diatas kepala, sehingga menghilangkan bayangan tugu khatulistiwa dan semua bayangan benda benda disekitarnya.

Telah terjadi peristiwa alam yang menakjubkan itu disekitar tugu Khatulistiwa  atau  tugu Equator yang berada di Desa Santan Ulu Kecamatan Marang Kayu Kabupaten Kutai Kartanegara.

Tepatnya pada hari Minggu tanggal 22 September 2016, telah terbukti titik kulminasi matahari tersebut, yaitu bayangan tugu dan semua benda – benda disekitarnya menghilang.

Kepala Seksi Pengelolaan Destinasi Pariwisata , Aji Ali Husni, mengatakan bahwa proses menghilangnya bayangan pada saat posisis matahari tepat berada diatas kepala terjadi sekitar beberapa detik saat diterpa sinar matahari. Tugu Khatulistiwa  atau Tugu Equator yang berada di Desa Santan Ulu Kecamatan Marang Kayu Kabupaten Kutai Kartanegara, berawal dari Hasil Karya Bakti Latsitarda Nusantara XIV,  yang diresmikan pada tanggal 2 Juli 1993,  oleh Panglima ABRI Jenderal TNI Faisal Tanjung.

Kemudian direnovasi oleh PT. Kaltim Methanol Industri dengan Kodim 0908 Bontang dan diresmikan pada Tanggal 24 Maret 2011 oleh Rita Widyasari,S.Sos.,MM Bupati Kutai Kartanegara pada waktu itu,  Aries Martanto Danrem 091/ Aji Surya Natakesuma, Toshiya Taniguchi Direktur Utama dan Wardijasa Presiden Komisaris PT. Kaltim Methanol Industri.

Mengenai tulisan plat dibawah anak panah tertera 00’, 00I, 00II, 117’, 21I, 47II Bujur Timur pada lambang Tugu Khatulistiwa adalah menunjukkan posisis tepat Tugu Khatulistiwa saat ini berada pada 0 derajat, 0 menit, dan 0 detik Lintang Utara, 117 derajat, 21 menit, 47 detik bujur Timur

Sumber : Berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *